Social Icons

Showing posts with label Noun. Show all posts
Showing posts with label Noun. Show all posts

Thursday, March 20, 2014

Common Uncountable Nouns

Belajar grammar lagi yuk... setelah memahami jenis noun dan fungsi noun, sekarang saatnya membahas noun secara spesifik. Kali ini giliran materi noun yang sedikit rumit, Uncountable nouns!!!

Uncountable nouns (kata benda yang tidak dapat dihitung) adalah lawan dari countable nouns (kata benda yang dapat dihitung); ya iya dong. Memahami uncountable nouns, dalam bahasa Inggris ternyata sulit lho; karena tidak selamanya sama dengan bahasa Indonesia. Adakalanya, benda yang dapat dihitung seperti peralatan, dalam bahasa Inggris ternyata "tidak dapat dihitung". Aneh kan?

Oleh karena itu, kita butuh bantuan kamus untuk mengetahui noun countable dan noun uncountable. Biasanya dalam kamus uncountable noun dilabeli U, dan countable noun dilabeli C. Dengan melihat kamus (paling tidak Oxford deh), kita bisa mengetahui mana countable dan mana uncountable.

Namun, tidak usah khawatir, di sini akan dijelaskan beberapa uncountable nouns yang sering ditemui dalam percakapan bahasa Inggris ataupun dalam tulisan bahasa Inggris. Apa saja itu? Yuk kita simak...

1.   WHOLE GROUPS MADE UP OF SIMILAR ITEMS

Baggage
Clothing
Equipment
Food
Fruit
Furniture
Garbage
Hardware
Jewelry
Junk
Luggage
Machinery
Mail
Makeup
Money/cash/change
Postage
Scenery
Traffic
Dll

2.   FLUIDS

Water
Coffee
Tea
Milk
Oil
Soup
Gasoline
Blood
Dll

3.   SOLIDS

Ice
Bread
Butter
Cheese
Meat
Gold
Iron
Silver
Paper
Wood
Cotton
Wool

4.   GASES

Steam
Air
Oxygen
Nitrogen
Smoke
Smog
Pollution

5.   PARTICLES

Rice
Chalk
Corn
Dirt
Dust
Flour
Grass
Hair
Pepper
Salt
Sand
Sugar
Wheat

6.   ABSTRACTIONS

Beauty
Confidence
Courage
Education
Enjoyment
Fan
Happiness
Health
Help
Honesty
Hospitality
Importance
Intelligence
Justice
Knowledge
Laughter
Luck
Music
Patience
Peace
Pride
Progress
Recreation
Significance
Sleep
Truth
Violence
Wealth
Advice
Information
News
Evidence
Proof
Time
Space
Energy
Homework
Work
Grammar
Slang
Vocabulary

7.   LANGUAGES

Arabic
Chinese
English
Spanish
Dll

8.   FIELDS OF STUDY

Chemistry
Engineering
History
Literature
Mathematics
Psychology
Dll

9.   RECREATION

Baseball
Soccer
Tennis
Chess
Bridge
Poker
Dll

10.ACTIVITIES

Driving
Studying
Swimming
Traveling
Walking
Dll

11.NATURAL  PHENOMENA

Weather
Dew
Hail
Heat
Humidity
Lightning
Rain
Sleet
Snow
Thunder
Wind
Darkness
Light
Sunshine
Electricity
Fire
Gravity
dll

Untuk meyakinkan, coba cek kata-kata di atas dalam kamus, apakah ada tanda U?

Larangan : Dalam grammar, Uncountable nouns tidak boleh didahului oleh articles a / an.

Wajib : Ketika dijadikan sebagai subject kalimat, kata kerja (verb) yang digunakan wajib menggunakan singular verb seolah bendanya satu.

Contoh :

  • Education makes people improve their knowledge.
  • Knowledge is very important for our life.
Penambahan s diakhir kata kerja make, dan penggunaan to be is menunjukan bahwa uncountable nouns should agree with singular verbs.

Mungkin hanya itu saja yang bisa dibagikan untuk saat ini.

Referensi


Azar, S. Betty. 2002. Understanding and Using English Grammar: 3rd edition. Pearson: Longman.

Friday, November 8, 2013

Classifier - Noun sebagai Modifier

Dalam aturan Grammar bahasa Inggris, Modifier adalah istilah untuk kata, phrase, atau bahkan klause yang menjelaskan kata, phrase, atau klause lainnya. (Rumit ya?)

Oke, kita berikan saja contoh-contoh modifier berikut ini: 

==> A Beautiful Girl with the black hair
    Kata beautiful menejelaskan kata girl, dan kata kata A menjelaskan frasa beautiful girl. Lalu frasa with the black hair menjelaskan frasa a beautiful girl, begitu... Masih rumit? Kita rinci saja begini:

    beautiful ----> girl
    A ----------> beautiful giril
    A beautiful girl <-------- with the black hair.

    Silahkan pahami. Lanjut, anggap saja sudah paham semua.

    Intinya, jika ada kata, frasa, atau klausa yang menjelaskan kata, frasa, atau klausa lainnya baik dari segi sifatnya (adjective) atau keterangannya (adverbial), maka ketiganya dianggap sebagai modifier.

    Modifier, dalam dunia penulisan word order, disebut juga sebagai Classifier. Si Classifier in adalah modifier dalam bentuk noun lagi.

    Perlu diingat bahwa modifier memang lebih dikenal karena adjective (kata sifat) dan adverbial (kata keterangan), namun ternyata ada noun yang bisa difungsikan sebagai modifier, ya ini dia si classifier.

    Contoh:

    • They sell shoes at the store. It is a shoe store.

    Nah, kata shoes adalah noun yang difungsikan sebagai object of a verb 'sell'. Jadi, kata shoe tersebut adalah noun murni sebagai object, maka tidak apa-apa jika ditambahkan s untuk menandakan regular plural noun.

    Sedang kata shoe yang kedua, itu adalah noun sebagai modifier, disebut juga Noun adjuct. Jadi tidak boleh menambahkan s sebagai bentuk plural / jamak. :-)

    Wednesday, June 19, 2013

    Noun Pattern 1A – NP1A

    Noun pattern 1A, apa lagi tuh? NP1A singkatannya yah? hehehe Ya.. seperti pernah saya tuliskan terdahulu (baca: Noun Pattern – Pendahuluan) bahwa saya akan membagikan referensi Bahasa Inggris tentang noun yang lebih detail. Karena ini adalah lanjutan dari pembahasan tersebut, maka jangan heran jika saya menggunakan referensi yang sama yaitu Guide to Patterns and Usage in English 2nd edition, karya A.S Hornby, penulis kamus Concise Oxford Advanced Learner’s Dictionary. Meski pembahasan tentang noun ini sudah sangat banyak sekali, lihat:  jenis-jenis noun, fungsi-fungsi noun, daftar regular dan irregular plural noun, hingga noun as modifier (adjective) di sebelah kanan kolom Grammar Rooms blog ini, namun materi tersebut lebih ringan dipahami dari pada materi tentang noun pattern ini.
    Oke langsung saja, noun pattern 1A (lebih singkatnya NP1A) ini dicontohkan oleh Hornby dengan menuliskan kalimat, “Another attempt to climb Mount Everest was made in the following year.” Nah, kata yang bercetak tebal adalah noun headnya (kata benda utama) sedangkan kata yang bercetak miring adalah modifier (penjelas) dari noun tersebut. Hornby (1976:113) menjelaskan:

    “In this pattern a to-infinitive is used as an adjunct to a noun. The noun is identical with the verb that can be used with a to-infinitive or a gerund that corresponds to a to-infinitive.”

    Dalam pola NP1A ini, to-infinitive digunakan sebagai penjelas (adjunct/modifier) dari noun. Noun disini identik dengan kata kerja (verb) yang diikuti dengan to-infinitive ataupun dengan gerund yang berhubungan dengan to-infinitive.

    Maksudnya, noun yang diikuti dengan to-infinitive ini adalah bentuk noun yang berubah (derived) dari kata kerja yang diikuti dengan to-infinitive.

    Contoh:

    Kata kerja “Decide” diubah menjadi noun “Decision” , maka noun “Decision” tersebut bisa diikuti to-infinitive sebagai penjelasnya.

    Untuk melihat kata kerja (verb) yang diikuti dengan to-infinitive silahkan baca postingan yang diadaptasi dari penjelasan Betty S. Azar ini: Lists of Verbs Followed by to Infinitive.

    Contoh NP1A dalam kalimat serta bentuk asli kalimat yang diubah:

    No
    Contoh NP1A
    Bentuk awal kalimat
    1
    Another attempt to climb Mount Everest was made in the following year

    They attempted to climb Mount Everest in the following year
    2
    The Prime Minister’s decision to resign was welcomed by the Opposition
    The Prime Minister decided to resign, and this was welcomed by the Opposition
    3
    His refusal to help was disappointing
    He refused to help and this disappointing us
    4
    You’ve no need to worry
    You don’t need to worry
    5
    You haven’t kept your promise to write me more often
    You promise me to write me more often, but you haven’t done so
    6
    The managing director announced his intention to retire
    The managing director announced that he intended to retire/intended retiring
    7
    Anne’s desire to please her mother-in-law was clear to all of us
    Anne clearly desired to please her mother-in-law
    8
    Jane expressed a wish to earn her own living
    Jane said she wished to earn her own living
    9
    Your parents won’t like your plan to live abroad
    You plan to live abroad. Your parents won’t like that
    10
    His refusal to pay his debts landed him in prison.
    He refused to pay his debts, and this landed him in prison.

    Jadi intinya, setiap kata kerja (verb) yang bisa diikuti oleh to-infinitive bisa dijadikan noun yang nantinya bisa dibentuk menjadi NP1A ini.

    Cukup singkat, namun semoga saja bermanfaat dan menjadikan anda semakin mendalami kerumitan Bahasa Inggris yang kian hari kian memikat. See ya…



    Hornby, A.S. 1976. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd edition. Oxford University Press.

    Sunday, June 9, 2013

    Noun and Noun Phrase: Perbedaan

    Noun dan Noun Phrase sangat jelas memiliki perbedaan. Namun perbedaan tersebut tidaklah begitu rumit, mengingat keduanya lebih banyak memiliki persamaan. Sama halnya dengan membedakan antara a word dan a phrase. Saya juga bingung, harusnya judul posting ini bukan perbedaan antara noun dan noun phrase, melainkan persamaan noun dan noun phrase. Oleh karena itu sebelum lebih lanjut membahas perbedaan antara noun dan noun phrase, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa persamaan yang dimiliki keduanya.

    Persamaan Noun dan Noun Phrase

    1.       Noun dan noun phrase sama-sama berfungsi sebagai subject, object, subjective complement, objective complement, object of preposition, dan appositive dalam sebuah kalimat.

    Contoh noun dan noun phase sebagai subject

    Noun                    : Andi is learning English in the classroom
    Noun Phrase       : The smartest student is learning English in the classroom

    Contoh noun dan noun phase sebagai object

    Noun                    : Andi is learning English in the classroom
    Noun Phase         : Andi is learning the most difficult lesson in the classroom

    Contoh noun dan noun phase sebagai subjective complement

    Noun                    : The smartest student in my school is Andi
    Noun phrase       : Andi is the smartest student in my school

    Contoh noun dan noun phase sebagai objective complement

    Noun                    : Lina usually calls Andi buddy
    Noun Phase         : Lina usually calls Budi the bad man

    Contoh noun dan noun phrase sebagai object of preposition

    Noun                    : Andi speaks many words in English
    Noun phrase       : Andi speaks many words in the difficult language

    Contoh noun dan noun phrase sebagai appositive

    Noun                    : The smartest student in my school, Andi, is learning English
    Noun phrase       : Andi, the smartest student in my school, is learning English

    2.      Kata utama noun phrase (head) berupa noun. Dengan kata lain, jika modifier (penjelas) dari noun phrase seperti adjective dihilangkan maka noun phrase tersebut berubah menjadi noun.

    Contoh:

    Noun Phrase        : all the beautiful girls in the classroom come from the big cities.
    Noun                     : girls in the classroom come from cities

    Keterangan         :

    Kata yang bercetak tebal, all the beautiful dan the big adalah modifier (penjelas) dari kata girls dan cities.

    Setidaknya kedua persamaan antara noun dan noun phrase diatas sudah sangat mewakili dari sekian banyak persamaan antara keduanya. Jika sudah mengetahui persamaan diatas, maka kita baru bisa menerka perbedaan diantara keduanya yaitu:

    Noun terdiri dari satu kata, sedangkan noun phrase terdiri dari dua kata atau lebih.

    Contoh:

    Noun              : student
    Noun phrase : a student, the student, the clever student, the most stupid student, dll.

    Cukup mudah bukan???


    Referensi:Lebih jelasnya lihat
    Function of Nouns
    Types of Nouns

    Thursday, May 16, 2013

    Noun Patterns


    Seperti diketahui bahwa noun adalah salah satu elemen paling penting dalam membentuk sebuah kalimat. Oleh karena itu saya (jika masih diberi kesempatan untuk menulis) akan membagikan referensi Bahasa Inggris yang lebih mendetail mengenai noun agar kita sama-sama memahami bahwa mempelajari noun dalam Bahasa Inggris tidak hanya berhenti pada tataran jenis dan fungsi noun saja. Sehingga dengan sangat antusias saya putuskan untuk melayangkan pembahasan noun yang lebih mendalam lagi. Referensi Bahasa Inggris yang akan saya kutipkan sekarang ini adalah Buku karya A. S. Hornby, seorang yang dikenal sebagai penulis kamus Oxford. Hornby sendiri dalam cover belakang buku yang akan kita jadikan Referensi  ini mengatakan bahwa Buku berjudul Guide to Patterns and Usage in English 2nd edition—diterbitkan oleh Oxford University Press— adalah  buku pendamping bagi pengguna kamus Oxford. Maka dari itu sangat disayangkan jika Buku tersebut tidak dibahas dalam blog ini. Sebagai pembukaan  sekaligus merenggangkan otak-otak yang sedang karatan, saya akan mengutipkan pembahasan dalam buku A. S. Horby tersebut mengenai noun terlebih dahulu meski Hornby sendiri memulainya dengan pembahasan Verb.

    Oleh sebab itu, sebagai pemanasan, mari kita kupas sedikit tentang Noun Patterns. Saya adaptasikan  tulisan Hornby (1975:112) tentang Noun Pattern ke dalam tabel berikut:

    NP
    Bentuk
    Contoh
    NP1A
    Noun + to infinitive
    Attempt to climb = he attempt to fly
    NP1B
    Noun + to infinitive
    Anxiety to leave = anxious to leave
    NP1C
    Noun + to infinitive
    House to live in
    NP2A
    Noun + Preposition + Noun/Pronoun
    Anxiety for news
    NP2B
    Noun (+Preposition) + Conjunctive + Phrase/Clause
    Mystery (of) why she left
    NP3
    Noun + that clause
    News that she had left

    Contoh dalam kalimat:

    1.       Another attempt to climb Mount Everest was made in the following year. NP1A
    2.      His anxiety to go was obvious. NP1B
    3.      He has a large family to support. NP1C
    4.      There is no need for anxiety. NP2A
    5.      Few people know how to do it. NP2B
    6.      The news (that) her son had been killed was a great shock. NP3

    Namanya juga pemanasan, jadi cukup sekian saja (padahal lagi laper…hehe). Penjelasan berikutnya semoga bisa dihadirkan dalam posting selanjutnya.