Social Icons

Showing posts with label Verb. Show all posts
Showing posts with label Verb. Show all posts

Monday, May 5, 2014

Verb Pattern 4F - VP4F

Verb pattern 4F, lebih singkat VP4F, ini adalah pelajaran pola kata kerja keempat paling akhir. Artinya, setelah VP4F ini kita akan melangkah lebih lanjut ke pelajaran Verb Pattern 5. Sepeti halnya VP4 lainnya, VP4F ini juga masih berhubungan dengan to infinitive. Akan tetapi, jika pada pembahasan sebelumnya kata kerja dalam VP4 rata-rata intransitive verb yang tidak berupa be,  dalam VP4F ini kata kerja sebelum to infinitive-nya berupa be.

Lalu, seperti apakah VP4F ini? Ini pembahasan tingkat lanjut, jadi bagi sobat yang baru memahami kalimat ber-be alangkah sangat baik membaca VP4F ini demi meningkatkan pemahaman akan be yang sobat pernah pelajari bisa lebih baik lagi, oke.. Yuk kita lihat beberapa contoh Verb Pattern 4F ini lebih dekat :


verb pattern 4f, vp4f


Keterangan :

Nomor 1, 2, dan 3 "to" mengindikasikan apa yang sudah direncanakan dan disepakati. "to" disini bermakna akan. Jadi pada kalimat 1, 2, dan 3 bermakna :
  1. Saya dan John akan bertemu di stasiun jam 6. (bertemunya sudah direncanakan dan disepakati; alias sudah janjian.
  2. Kita akan menikah pada bulan Maret. (menikahnya sudah direncanakan dan disepakati oleh dua belah pihak)
  3. Kita harusnya sudah menikah pada tahun lalu (pada tahun lalu sudah merencanakan pernikahan)
Nomor 4 dan 5 "to" berfungsi menanyakan harapan kepada seorang yang diajak bicara. Pada nomor 4 dan 5 itu bermakna :

4) Pada jam berapa saya harus datang?
5) Kapan saya harus menelepon kamu?

Nomor 6 "to" mengindikasikan makna ketidaksabaran hingga pada kalimat nomor 6 ini bermakna :

6) Haruskah saya berdiri di sini selamanya?

Nomor 7 "to" mengacu pada makna kepastian yang kuat. Sehingga pada kalimat nomor 7 ini bermakna :

7) Kau harus selalu berpikir bahwa aku adalah kawanmu.

Nomor 8 to bermakna menginstruksikan sehingga pada contoh nomor 8 ini bermakna :

8) Saya memberi instruksi untuk menginformasikan kepada anda bahwa.....
9) Tidak ada seorangpun yang harus tahu.
10) Bagaimana saya bisa membayar hutang saya?
11) Si pelayan tidakdapat dilihat.
12) Ketika saya akan menanyakan....
13) Saya tidak bisa mempelajari pelajaran ini sampai nanti.
14) Bangunan baru ini dirancang akan jadi tingkat 6.
15) Tidak pernah melihat istri dan anaknya lagi adalah takdir untuknya.

Nah, untuk nomor 9 dan seterusnya silahkan raba-raba sendiri maksud dari kata "to" di atas ya.. Intinya tulisan ini adalah tulisan tingkat mahir tidak seperti tulisan ini (baca: cara memahami kalimat ber-to be).

Sekian saja, jika ada yang mau ditambahkan oleh sobat semua silahkan tambahkan....

Wednesday, April 23, 2014

Verb Pattern 4E - VP4E

Verb Pattern 4E atau lebih simple kita singkat VP4E ini sangat mirip dengan Verb Pattern 4D (VP4D). Jika dalam VP4D, be setelah kata kerja seem, appear, happen, dan chance biasanya dihilangkan, dalam VP4E ini tidak dihilangkan.

Mengapa to be dalam VP4E ini tidak biasa dihilangkan? Menurut Horby (36), jika kata kerja seem, appear dll diikuti oleh predicative adjective (seperti asleep, awake, afraid dll) maka to be tidak perlu dihilangkan. Namun tidak hanya predicative adjective saja, ada verbal present participle (to be sleeping), verbal past participle (to be expected), a perfect infinitive (to have enjoyed), atau a perfect passive infinitive (to have been enjoyed).

Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita simak tabel berikut ini :

verb pattern 4e, vp4e hornby

Jika melihat beberapa contoh di atas, sepertinya perbedaan antara VP4D dan VP4E ini bisa dipahami dengan sangat jelas. Untuk meringkasnya, berikut adalah daftar elemen grammar yang diikuti oleh VP4E di atas :

  1. Predicative Adjective
  2. Present Participle
  3. Past Participle
  4. Perfect Infinitive
  5. Passive Perfect Infinitive
  6. Present Verb
  7. Adverbial Particle
  8. Prepositional Phrase   
Nah, jika ada istilah istilah di atas hadir setelah kata kerja seem, appear, happen, chance dan sejenisnya, maka biasanya to be tidak dihilangkan. Namun, apa sobat masih bingung tentang istilah-istilah grammar di atas? Jangan khawatir, nanti juga bisa sendiri kok :)

  • Present Participle itu "biasa dikenal oleh orang pintar" dengan sebutan Ving. To be tetap.
  • Past Participle itu "biasa dikenal oleh orang pintar" dengan sebutan V3. To be tetap.
  • Perfect Infinitive itu susunan sempurna have + Past Participle (V3). To tetap. 
  • Passive Perfect Infinitive adalah susunan passive dari perfect infinitive = have + been + Pass participle. To tetap.
  • Present Verb itu "biasa dikenal oleh orang pintar" dengan V1. To be tetap.
  • Adverbial Particle itu adverb of place yang mirip seperti preposition.
  • Preposition Phrase itu preposition (kata depan) + noun / noun phrase.

Apa sudah bisa dipahami?
Baca lebih banyak di  verb patterns.

Friday, April 18, 2014

100 Kata Kerja Paling Terkenal

Berikut ini adalah 100 kata kerja bahasa Inggris (VERBS) paling terkenal. Mengapa disebut paling terkenal? Mungkin karena sudah sangat lumrah dan hampir semua orang Inggris tahu kata kerja ini. Saya kira tidak ada yang menyangkal tentang ketenaran Kata Kerja (verbs) di bawah ini. Karena jika ada salah satu dari anda yang belum mengerti makna 100 kata kerja ini, maka siap-siap saja belajar lagi di rumah oke. 

Maka dari itu, coba lihat kumpulan kata kerja paling sering muncul ini, baik di dalam tulisan maupun di dalam percakapan sehari-hari kita. Yuk jangan lama-lama, mari kita belajar bersama melihat beberapa kata kerja yang kaya selebritis ini..



popular verbs, kata kerja, verbs
  1. accept = menerima
  2. allow = memperbolehkan
  3. ask = meminta, bertanya
  4. believe = percaya
  5. borrow = meminjam
  6. break = mematahkan, memutuskan
  7. bring = membawa
  8. buy = membeli
  9. can/be able = dapat / bisa / mampu
  10. cancel = membatalkan
  11. change = mengubah
  12. clean = membersihkan
  13. comb = menyisir (rambut)
  14. complain = mengeluh
  15. cough = batuk
  16. count = menghitung
  17. cut = memotong
  18. dance = menari (berdansa)
  19. do = melakukan, mengerjakan
  20. draw = menggambar
  21. drink = meminum, minum
  22. drive = mengendarai, berkendaraan
  23. eat = makan, memakan
  24. explain = menjelaskan
  25. fall = jatuh
  26. fill = mengisi, memenuhi
  27. find = menemukan
  28. finish = menyelesaikan
  29. fit = cocok
  30. fix = memperbaiki, membetulkan
  31. fly = menerbangkan, terbang
  32. forget = lupa, melupakan
  33. get = mendapatkan
  34. give = memberikan
  35. go = pergi
  36. grow = tumbuh
  37. hate = membenci
  38. have = memiliki
  39. hear = mendengar
  40. hurt = terluka
  41. kiss = mencium
  42. know = mengetahui
  43. learn = mempelajari
  44. leave = meninggalkan
  45. lend = meminjamkan
  46. listen = mendengarkan
  47. live = hidup
  48. look = tampak
  49. lose = kehilangan
  50. love = mencintai
  51. make/do = menikmati
  52. need = membutuhkan
  53. open = membuka
  54. close/shut = menutup
  55. organize = mengatur
  56. pay = membayar
  57. play = bemain
  58. put = meletakkan
  59. rain = hujan
  60. read = membaca
  61. reply = menjawab
  62. run = lari
  63. say = mengatakan
  64. see = melihat
  65. sell = menjual
  66. send = mengirimkan
  67. sign = menandatangai
  68. sing = bernyanyi
  69. sit = duduk
  70. sleep = tidur
  71. smoke = merokok
  72. speak = bericara
  73. spell = mengeja
  74. spend = menghabiskan
  75. stand = berdiri
  76. start/begin = memulai
  77. study = belajar
  78. succeed = suksa
  79. swim = berenang
  80. take = mengambil
  81. talk = mengatakan
  82. teach = mengajar, mengajarkan
  83. tell = bilang, memberitahu
  84. think = kira, berpikir
  85. translate = menerjemahkan
  86. travel = bepergian
  87. try = mencoba
  88. turn off = mematikan
  89. turn on = menyalakan
  90. type = mengetik
  91. understand = memahami
  92. use = menggunakan
  93. wait = menunggu
  94. wake up = bangun
  95. walk = jalan
  96. want = ingin
  97. watch = menonton
  98. work = bekerja
  99. worry = khawatir
  100. write = menulis





101 silahkan tambahkan lagi.. biar tambah lengkap!!!

Nah itu dia kata kerja paling terkenal, masa sih sobat ga kenal?

Saturday, April 12, 2014

Perbedaan ALLOW, PERMIT dan LET

Kata kerja (verb) allow, permit, dan let tidak hanya memiliki persamaan; tapi juga memiliki perbedaan di antara ketiganya. Dari ketiga kata kerja di atas, allow dan permit termasuk dua kata kerja yang sedikit menaati aturan grammar. Dengan kata lain, keduanya (allow & permit) tidak begitu sulit untuk dipelajari karena penggunaannya dalam grammar tidak begitu ribet.

Berbeda lagi dengan kata kerja let, kata kerja ini cenderung "nyeleneh" dengan allow dan permit. Meski memiliki kesamaan padanan kata, namun penggunaannya dalam grammar membutuhkan ke-ekstra hati-hatian. Jika salah sedikit, maka salah pula penulisan kalimat kita.

Untuk memahami ketiga kata kerja tersebut, mari kita sama-sama simak penjelasan di bawah ini :

ALLOW dan PERMIT

Keduanya memiliki makna dan fungsi yang sama. Namun, permit dianggap lebih FORMAL daripada allow. Dalam struktur kalimat, keduanya bisa diikuti oleh Object + (to) Infinitive. Contoh :
  • We do not allow/permit people to smoke in the kitchen.
  • Our teachers had allowed/permitted me to borrow this book.

Jika tidak ada Personal Object (object), allow dan permit biasanya diikuti oleh Ving karena keduanya termasuk certain verbs followed by gerund. Contoh :
  • We do not allow/permit smoking in the kitchen.
  • Our teachers had allowed/permitted borrowing this book.

Susunan passive juga sangat umum digunakan; personal subject dan gerund (ving) keduanya bisa menjadi subject kalimat. Contoh :

  • People are not allowed/permitted to smoke in the kitchen.
  • Smoking is not allowed/permitted in the kitchen.

Ketika subject kalimat passive menggunakan kata it, kata kerja yang bisa digunakan hanya PERMIT saja. ALLOW tidak diperkenankan. Contoh :

  • It is not permitted to smoke in the kitchen. (bukan It is not allowed to smoke in the kitchen.)
  • It had been permitted to borrow this book (bukan It had been allowed to borrow this book)

LET

Di antara allow, permit dan let, hanya kata kerja let saja yang dianggap paling tidak formal. Berbeda dengan allow dan permit, kata kerja let dalam struktur kalimat bisa diikuti oleh OBJECT + INFINITIVE (tanpa TO). Bandingkan 2 Contoh berikut ini :

  • Please allow me to buy you a drink. (sopan dan formal)
  • Let me buy you a drink. (bersifat informal)

Kata kerja let juga tidak biasa digunakan dalam kalimat pasif. Contoh :

  • I wasn't allowed to pay for the drinks. (bukan I wasn't let to pay for the drinks)

Nah itu dia beberapa persamaan, lebih tepatnya perbedaan antara allow, permit, dan let. Semoga bisa menambah wawasan kita.

Referensi :

Swan, Michael. 2005. Practical English Usage. 3rd Edition. Oxford University Press.

Monday, January 27, 2014

Verb Pattern 4D - VP4D

Verb pattern 4D (VP4D) berisi kata kerja intransitif (intransitive verbs) seperti seem, appear, dan prove dan diikuti oleh to infinitive. Jika to infinitive tersebut berupa be (to be) maka biasanya setelah to be berupa complement yang bisa berupa noun atau pronoun.

Namun begitu, dalam hal ini to be lebih sering dihilangkan, contoh:

This seems (to be) important.
This appears (to be) an important matter.
This wound proved fatal
Their inquiries proved hopeless.

Namun jika adjective yang menjadi complement seem, appear dan prove tersebut difungsikan untuk menekankan  predicative adjective-nya maka to be sering tidak dihilangkan. (baca : Perbedaan Attributive dan Predicative Adjective)

Contoh :

The baby seems to be asleep / awake
He seems to be afraid.

Jika kata kerja setelah seem, appear, dan prove berupa present participle (V-ing) yang murni sebagai kata kerja, bukan difungsikan sebagai adjective maka to be tidak dihilangkan. (Contoh menyusul di VP4E).

Dan berikut adalah contoh Verb Pattern 4D (VP4D) :



Semoga pemahaman mengenai verb pattern 4D ini bisa menambah ilmu kita mengenai kata kerja bahasa Inggris secara lebih mendalam.

Untuk melihat daftar lengkap (belum selesai) tentang Verb Pattern (Pola Kata Kerja Bahasa Inggris), Silahkan menuju link di bawah ini :



Monday, January 6, 2014

Verb Patterns - Pola Kata Kerja Bahasa Inggris

Verb Patterns - Pola Kata Kerja Bahasa Inggris adalah kumpulan tulisan tentang verb pattern yang telah dipublikasikan di blog ini. Tulisan tentang verb patterns ini diadaptasi dari penjelasan A.S. Hornby, penulis Kamus Oxford, pasti kenal bukan? Di edisi pertama, terbit tahun 1954, pola kata kerja bahasa Inggris (verb patterns) masih terdiri dari 25 pola saja. Sedang pada edisi kedua, Hornby telah membagi ke-25 pola kata kerja tersebut menjadi beberapa bagian.

Konon, menurut Guru bahasa Inggris favorit saya, dengan memahami kata kerja bahasa Inggris (verb), segala hal mengenai bahasa Inggris--baik receptive skills ataupun productive skills, bisa dikuasai dengan mudah. Itu jika sobat percaya. Percaya atau tidak, intinya pemahaman mengenai verb pattern harus tetap kita kuasai dengan lebih detail, Oke....

Dan berikut daftar (sementara) verb pattern yang telah dibahas :

  1. Verb Pattern 1 - VP1
  2. Verb Pattern 2A - VP2A
  3. Verb Pattern 2B - VP2B
  4. Verb Pattern 2C - VP2C
  5. Verb Pattern 2D - VP2D
  6. Verb Pattern 2E - VP2E
  7. Verb Pattern 3A - VP3A
  8. Verb Pattern 3B - VP3B
  9. Verb Pattern 4A - VP4A
  10. Verb Pattern 4B - VP4B
  11. Verb Pattern 4C - VP4C
  12. Verb Pattern 4D - VP4D
  13. Verb Pattern 4E - VP4E
Untuk kedepannya, semoga saja ke-25 verb patterns yang diterangkan oleh Hornby bisa tersaji di blog tentang bahasa Inggris yang ala kadarnya ini.

Thursday, December 26, 2013

Phrasal Verb - Ringkasan Materi

Lama sekali tidak menulis artikel grammar bahasa Inggris. Untuk itu sekedar pembukaan sekarang saatnya kita membahas mengenai Phrasal Verb, oke?

Pertama, jangan samakan antara phrasal verb dengan verb phrase. Jika verb phrase adalah frasa yang memiliki kata utama sebuah verb (kata kerja), maka berbeda dengan phrasal verb. Untuk lebih jelas tentang apa itu phrasal verb dan beberapa hal mengenai phrasal verb, kita awali saja dengan definisi phrasal verb.

Definisi phrasal verb dapat kita simak dari pendapat McCarthy dan O’Dell (2007: 6) di bawah ini :

Phrasal verbs are verbs that consist of a verb and a particle (a preposition or adverb) or a verb and two particles (an adverb and a preposition).

Menurut mereka, Phrasal Verb adalah kata kerja yang berisikan sebuah kata kerja dan sebuah partikel. Bisa juga phrasal verb mengandung sebuah kata kerja dan dua buah partikel. Partikel disini bisa berupa preposition (kata depan) ataupun adverb (kata keterangan).

Sementara itu, Wyatt (2006: 3) menjelaskan tentang definisi phrasal verb seperti di bawah ini:
 
A phrasal verb is a verb formed from two (or sometimes three) parts: a verb and an adverb or preposition. These adverbs and prepositions are often called particles when they are used in a phrasal verb.

Phrasal verb adalah sebuah kata kerja yang terbentuk dari dua (atau kadang tiga) bagian: sebuah verb dan adverb atau preposition. Adverb (kata keterangan) dan preposition (kata depan) ini sering disebut dengan particle saat digunakan dalam phrasal verb.

Contoh:
  • Look For (Look = kata kerja, for = preposition)
  • Wait For  (Wait = kata kerja, for = preposition)
  • Stand Up (Stand = kata kerja, up = adverbial particle)
  • Look Forward to (Look = kata kerja, forward = adverb, to = prepositon)

Bisa dipahami bukan, jika ada kata kerja diikuti dengan adverbial particles/preposition maka biasanya frasa tersebut disebut Phrasal verb.

Phrasal verb juga mendominasi beberapa ungkapan bahasa inggris atau idiom karena biasanya setiap ungkapan / idiom berupa phrasal verb. Meski kadang phrasal verb tersebut berubah istilah menjadi idiom.

Mengapa Phrasal Verb itu Penting Diketahui

 
Lebih lanjut McCharty dan O'Dell menjelaskan tentang pentingnya mempelajari phrasal verb dengan mengungkapkan:

Phrasal verbs are extremely common in English. They are found in a wide variety of contexts. Phrasal verbs are common in less formal English but you will also hear or see and need to use them in more formal contexts.
Menurut mereka, phrasal verb sangatlah umum digunakan dalam bahasa Inggris. Hampir di setiap konteks ada phrasal verb. Phrasal verb juga sangat umum digunakan dalam bahasa Inggris informal (baca: definisi dan jenis bahasa Inggris infrormal)

Referensi:

McCarthy, Michael dan O’Dell, Felicity. 2007. English Phrasal Verbs in Use. Cambridge University Press.

Monday, December 16, 2013

Verb Pattern 4C - VP4C

Setelah kita mempelajari VP4B, kini saatnya melanjutkan pelajaran Verb Pattern. Pola kerja yang akan kita bahas saat ini adalah Verb Pattern 4C. Untuk memahami VP4C ini sangat sederhana, yang harus kita lakukan hanya melihat kembali VP3A.

Mengapa kita harus melihat kembali VP3A? Karena kata kerja dalam VP4C ini hampir mirip dengan VP3A. Jika dalam VP3A kata kerja intransitif diikuti oleh preposition plus noun, pronoun atau gerund, maka dalam VP4C ini kata kerja intransitif diikuti oleh to infinitive / to infinitive phrase.

Susunan VP4C ini mirip dengan susunan VP7 (pembahasan VP7 semoga saja bisa dihadirkan secepatnya). Untuk lebih jelasnya mari kita lihat pada tabel berikut ini :


Catatan 31
Susunan VP4C diatas bisa diganti menjadi VP3A menjadi sebagai berikut:

1. I don't bother/trouble about meeting me
2. She hesitated about telling anyone
3. They agreed to my plan
5. Would you care for a walk with me?
6. Harry aims at becoming a computer expert.
8. She shuddered at the thought of it.
9. We all rejoiced at at the news of your success.

Begitulah, VP4C ini bisa diganti menjadi VP3A.



Hornby, AS. 1976. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Saturday, December 14, 2013

Verb Pattern 4B - VP4B

Kembali melanjutkan pelajaran verb pattern. Jangan bosan mempelajari verb pattern ini sebab akan ada banyak episode berikutnya yang tidak kalah menarik untuk dibahas.

Verb pattern 4B (VP4B) adalah kelanjutan dari materi sebelumnya VP4A tentang intransitive verb yang diikuti oleh to infinitive / to infinitive phrase. Jika VP4A to infinitive / to infinitive phrase mengandung arti purpose, outcome atau result, dalam VP4B ini to infinitive / to infinitive phrase mengandung makna sepadan dengan coordinate clause dan subordinate clause.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bersama-sama melihat contoh VP4B pada tabel di bawah ini :

Catatan 30
 
Nomor 2 berasal dari kalimat : When he awoke he found himself in a ditch.
Nomor 3 berasal dari kalimat : The good all days have gone and will never return.
Nomor 4 berasal dari kalimat : Electronic music has come and will stay.

Jika anda jeli memahami kalimat di atas maka pada dasarnya kalimat tersebut adalah modifikasi dari kalimat majemuk setara dan bertingkat (coordinate clause dan subordinate clause). Lihat pada catatan, kalimat asalnya masih membutuhkan conjunction "kata sambung" when, and dan bisa kata sambung yang lain.

Referensi :

Hornby, AS. 1976. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Verb Pattern 4A - VP4A

Verb pattern 3 sudah kita selesaikan, sekarang saatnya membahas mengenai Verb Pattern 4A (VP4A). Duh ternyata banyak sekali pembahasan mengenai Verb pattern, maklum pembahasan verb (kata kerja) dalam belajar grammar itu memang pelajaran yang tidak pernah habis untuk dibahas.

Oke kita lanjutkan, masih seputar intransitive verb (kata kerja yang tidak membutuhkan object). Dalam Verb Pattern 4A susunan setelah kata kerja intransitive diikuti oleh to infinitive / to infinitive phrase. To infinitive ini bisa bermakna purpose, outcome, atau result.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat tabel berikut :

Catatan 29

Pada kalimat nomor 1 sampai 7, to bermakna in order to mengindikasikan makna "bertujuan untuk".
Pada kalimat nomor 8, kalimat modifikasi dari kalimat The time came when he saw the he was mistaken.
Pada kalimat nomor 16, kalimat bermakna We are in the position where we may lose a large sum of money.
Tuh kan terbukti, modifikasi verb (kata kerja) dari Hornby benar-benar menarik untuk dibahas karena pasti anda berpikir lebih dari sekali untuk memahami kalimat modifikasi dari beberapa Verb Pattern ala Hornby ini...

Referensi

Hornby, AS. 1976. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Friday, December 13, 2013

Verb Pattern 3B - VP3B

Verb pattern 3A sudah kita bahas kemarin, sekarang saatnya melanjutkan pembahasan Verb Pattern 3B bukan? Ah, memang belajar grammar itu yang terpenting kita tahu verb; begitulah catatan terakhir guru grammar favorit saya.

Seperti halnya VP3A, Verb Pattern 3B (VP3B) ini memiliki preposition setelah kata kerja intransitif. Bedanya dalam VP3B ini preposition cenderung dihilangkan. Dalam verb pattern 3B ini, kata kerja sekilas seperti kata kerja transitif sama seperti pada VP3A yang bisa dipasifkan karena dianggap satu kesatuan (phrasal verb).

Jika pada VP3A, object of preposition berupa noun, pronoun dan gerund, dalam VP3B ini object of prepositon berupa that clause (noun clause berawalan that) dan bentuk noun clause lainnya. Namun biasanya prepositionnya dihilangkan.

Contoh :

He insists on his innocence. (VP3A)
He insists that he is innocence. (VP3B)

Memang, dalam susunan kalimatnya VP3B ini mirip sekali dengan VP9 yang dianggap sebagai transitive verb (Pembahasan VP9 semoga bisa dibahas secepatnya) sehingga wajar jika beberapa kamus bahasa Inggris menganggap kata kerja dalam VP3B ini dikategorikan sebagai transitive verb.

Untuk itu, biar tidak penasaran mari kita lihat beberapa contoh VP3B ini pada tabel berikut:


Catatan 28

Berikut adalah kata kerja yang masuk dalam kategori VP3B (maksudnya, tidak ada pertentangan dengan VP9 dan VP10), susunan VP3B ini setelah diubah menjadi VP3A :

Nomor 2 : I agree with you about its being a mistake
Nomor 3 : He complained of being underpaid
Nomor 4 : He boasted of never having had a serious illness
Nomor 7 : Can you swear to his having been in your house that evening?
Nomor 9 : I'll answer for this man honesty
Nomor 11 : Everything depends on their having the courage of their convictions

Yang harus diingat adalah jika pada VP3A preposition tidak dihilangkan, sedang pada VP3B ini preposition dihilangkan dan object of prepositonnya diubah menjadi noun clause.


Hornby, AS. 1976. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Thursday, December 12, 2013

Verb Pattern 3A

Kembali melanjutkan pelajaran Verb Pattern. Ya, sekarang saatnya menambah wawasan kita mengenai Verb Pattern 3A (VP3A). Harus diingat bahwa Verb Pattern 1 - 5 masih tentang Intransitive Verb.

Horby (1976: 30) menjelaskan tentang VP3A dengan menuliskan, "In this pattern the preposition may be followed by a noun, a pronoun or a gerund." Jadi, dalam VP3A ini kata kerja intransitif diikuti preposition (kata depan) dan setelah preposition tersebut bisa berupa noun, pronoun ataupun gerund.

Biasanya, intransitive verb ini selalu berpasangan dengan preposition tertentu, dalam istilah grammar, umumnya gabungan antara Verb intransitive + Preposition disebut phrasal verb.

Untuk lebih jelasnya, lihat tabel berikut :


Catatan 26

Meski dianggap sebagai intransitive verb, namun ketika intransitive verb tersebut digabung dengan preposition maka fungsinya menjadi transitive verb. Artinya, contoh kalimat di atas bisa dipasifkan. Sebagai contoh nomor 10 bisa dipasifkan menjadi A doctor must be sent for.

Catatan 27

Dalam VP3A ini juga bisa menambahkan to infinitive phrase. Lihat contoh di atas.

Yang harus diingat adalah, "kata kerja intransitif di atas biasanya sudah berpasangan dengan kata sambung tertentu". Jadi tidak sembarangan menambahkan kata sambung "Preposition" pada setiap intransitive verb. (Jika masih diberi kesempatan menulis, semoga saja saya bisa membahas tentang Certain Verbs with Prepositon di lain kesempatan) 

Dan semoga tulisan di atas bermanfaat.... 




Hornby, AS. 1976. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Verb Pattern 2E - VP2E

Verb Pattern 2E (VP2E) adalah bagian akhir pembahasan verb pattern 2. Jadi dalam verb pattern 2 membahas 5 jenis Verb Pattern, yaitu: VP2A, VP2B, VP2C, VP2D dan sekarang VP2E.

Masih seputar Intransitive verb, jika pada VP2D complement "pelengkap" berupa adjective (kata sifat), VP2C complement berupa adverbial (kata keterangan), VP2B complement berupa adverbial of duration, weight, distance, etc, nah dalam VP2E ini complement berupa present participle (Verb-ing).

Pernah lihat kalimat I usually go fishing on holiday. Itu dia VP2E.. Untuk lebih jelas dan memudahkan memahami VP2E ini, mari kita lihat table berikut :


Semoga tabel di atas bisa bermanfaat, Ok

Monday, December 9, 2013

Verb Pattern 2D - VP2D

Setelah berlama-lama belajar Verb Pattern 1, VP2A, VP2B, dan VP2C. Kini saatnya kembali melanjutkan belajar Verb Pattern 2D (VP2D).

Seperti halnya pelajaran verb pattern terdahulu, VP2D ini masih seputar intransitive verb (kata kerja yang tidak memiliki object). Memang kata kerja dalam VP2D ini harus kita pahami sebagai Verb Intransitive spesial. Mengapa dikatakan spesial? Ya karena dalam VP2D ini semua kata kerja masih membutuhkan complement yang berupa adjective. Jika tidak ada adjective setelah kata karja VP2D ini, maka kalimat bahasa inggris kita terasa kaku dan tidak wajar.

Beberapa tokoh ahli grammar kata kerja VP2D ini dikategorikan sebagai Linking Verb, Copular Verb dsb. Namun Hornby sendiri mengistilahkan kata kerja dalam VP2D ini sebagai Inchoative Verb.

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat tabel di bawah ini :


Catatan (20)

Istilah inchoative verb digunakan untuk kata kerja yang menyatakan "permulaan, perkembangan, dan tahap akhir dari perubahan kondisi. Kata kerja paling umum dalam inchoative verb adalah get, become, dan grow.


 Catatan (21)


Kata kerja smell (berbau/baunya), taste (rasanya), feel (rasanya) juga termasuk dalam verb pattern 2D ini.



Catatan (22)


Harus dicatat, selain inchoative verb di atas, ada beberapa collocation yang tidak bisa dipisahkan seperti marry young, sit tight, make sure.


Catatan (23)

Penggunaan Past Participle (Verb 3) bisa digunakan setelah kata kerja inchoative di atas asal past participle  tersebut umum dijadikan adjective. Seperti kata tired, surprised, delighted, pleased, dll. Coba lihat contoh di bawah ini :

He looked tired = ia terlihat lelah (kata tired sangat umum digunakan sebagai adjective)

He looked killed = ia terlihat terbunuh (kata killed setelah look tidak bisa digunakan karena kata killed itu murni sebagai kata kerja past participle, bukan adjectival past participle)


Catatan (24)


Berbeda dengan complement pada table 20 - 23 yang menggunakan adjective, pada tabel nomor 24 ini complement berupa noun.

Pada nomor 1 - 3 bisa disusun ulang menjadi kalimat bahasa Inggris yang umum seperti di bawah ini :

1. He was a millionare when he died
2. He was a bachelor all his life
3. Let us be good friends as we part.

Kata fall pada nomor 4 adalah inchoative verb bermakna "become" yang terkadang dalam bahasa Indonesia tidak diterjemahkan.

Kata make pada nomor 5, 6, 7 bermakna "prove to be" (membuktikan sebagai) atau bisa saja tidak diartikan dalam bahasa Indonesia. Meski kata "make" diberbagai kamus bahasa Inggris dikategorikan sebagai intransitive verb, namun nyatanya make dalam VP2D ini benar-benar intransitive verb.

Setelah kata turn (seperti pada contoh nomor 13) tidak boleh ada article a, an dan the.

Referensi 

Hornby, AS. 1975. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press

Friday, December 6, 2013

Verb Pattern 2C - VP2C

Pada Verb Pattern 2C (VP2C) ini susunannya sama seperti pada tabel 4 di VP1; bedanya pada Verb Pattern 2C ini menggunakan kata kerja intransitif yang tida berupa BE.

Dalam hal ini, Horby (1975: 25) menjelaskan, "The simplest form of the pattern is seen when the verb is used with an adverb or adverbial particle, as in sentences 1 to 5. The adverb may be followed by a preposition, as in sentences 6 to 10."

"When two or more adverbials occur (e g of time and place), their order has to be chosen. There are some sequences which are more usual than others. Adverbials of place and direction usually precede adverbials of time, as in: We arrived here yesterday."

Jadi, bentuk paling sederhana dari verb pattern 2C bisa dilihat ketika kata kerja digunakan bersama sebuah adverb atau adverbial seperti pada kalimat nomor 1 sampai 5. Kata keterangan (adverb) bisa diikuti preposition (kata sambung) seperti pada kalimat nomor 6 sampai 10.

Ketika dua adverbial ketemu (misalnya, adverb of time dan adverb of place), susunan adverb of place (kata keterangan tempat) biasanya ditempatkan lebih dahulu dari adverb of time (kata keterangan waktu), seperti pada kalimat: We arrived here yesterday.

Untuk lebih jelasnya lihat pada tabel berikut :


Catatan (19):

Harus diingat, ketika subjectnya panjang, susunan kata there di awal kalimat lebih baik digunakan. Bandingkan kalimat di bawah ini :

A feeling of affection grew up between them (Subject pendek)
There grew up between the two men of feeling of warm affection. (subject panjang)

Dalam beberapa kombinasi (kalimat), adverbial particles (kata keterangan yang berbentuk sama seperti kata sambung) bisa diletakkan di awal kalimat, yang memiliki arti sebagai exclamatory sentences atau kalimat perintah non-formal. Contoh:

They went off -----------menjadi-----------Off they went !
She went away----------menjadi-----------Away she went!
Please go in-------------menjadi-----------In you go!

Namun tidak semua kata kerja bisa digunakan dalam susunan kalimat di atas, misalnya saja kalimat, "She locked out" tidak bisa diubah menjadi "Out she locked"

Jadi, kata kerja yang bisa digunakan dalam susunan kalimat inversi di atas adalah kata kerja yang mengindikasikan "gerakan" (movement). Sedang kata kerja "lock" bukanlah verbs of movement hingga tidak bisa dijadikan susunan inversi seperti di atas.

Adverb of place (kata keterangan) here dan there, jika subject kalimat berupa 'Personal Pronoun' , Personal pronoun tersebut harus diletakan sebelum verb (kata kerja), Contoh:

Here they come!
There she goes!
There they go!
Sedang jika subjectnya bukan berupa "Personal Pronoun" maka kata kerja mendahului subject. Contoh :

Here comes the station bus !
Here comes the other member of the party !

Gunakan kata keterangan (adverb) home setelah kata kerja "gerakan" (movement), misalnya go, come, run.
 Contoh :
They went/run all the way home

Sebaliknya, gunakan kata keterangan (adverb) at home jika kata kerja tidak mengindikasikan "gerakan" (movement). Contoh :

I'll stay/remain all the way at home.



Hornby, AS. 1975. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Verb Pattern 2B - VP2B

Dalam menjelaskan Verb Pattern 2B (VP2B) ini, Horby (1975: 24) mengungkapkan, "In the sentences in this table the verb is used with an adverbial adjunct of distance, duration, weight, price, etc. Before adverbials of distance and duration for may occur, but it is often omitted."

Dari keterangan Hornby tersebut, dapat disimpulkan bahwa kata kerja yang digunakan bersama sebuah kata keterangan tentang 'jarak', 'durasi', 'berat', 'harga' dll. Biasanya sebelum kata keterangan tersebut didahului oleh for, meski umumnya for tersebut dihilangkan.

Jadi perbedaannya dengan VP1A adalah, jika pada VP2A keberadaan adverbial (kata keterangan) tidak diperlukan sekali, sedang pada VP2B, keberadaannya sangat diperlukan, meski sama-sama menggunakan intransitive verbs.

Untuk lebih jelasnya, lihat pada tabel di bawah ini :


Catatan (18)
Pada kalimat, "We weight and measured the box", kata kerja weight dan measure adalah kata kerja transitif. Sedang pada kalimat, "The box weights 1.6 kilos and measures 35 cm x 25 cm", kata kerja weight dan measure adalah intransitive verbs. Jadi kita harus jeli melihat kata kerja mana yang transitif dan mana kata kerja yang intransitif.

Misalnya lagi, Kata kerja 'cost' termasuk transitive verb jika berhubungan dengan penggunaan komersial, seperti pada frasa 'to cost a book', kata kerja 'cost' di sini berarti 'estimasi / menentukan harga produksi buku'   

Kata 'cost', 'take' (bermakna butuh ) dan kata 'last' (bermakna 'terus dapat digunakan'), bisa didahului indirect object seperti pada kalimat nomor 10, 15, 18 dan 19.


Hornby, AS. 1975. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.

Thursday, December 5, 2013

Verb Pattern 2A - VP2A

Seperti sebelumnya Verb Pattern 1, Verb Pattern 2A (VP2A) masih seputar Intransitive verb (kata kerja yang tidak membutuhkan object). Hornby (1975: 22) menjelaskan, "Many verbs may be used without a complement or adjunct. In the sentence 'Fishes swim', the finite 'swim' is the complete predicate. The pattern is subdivided."

Jadi, VP2A ini adalah pola kata kerja yang biasanya tidak dilengkapi dengan complement, object kalimat atau kata keterangan (adverb), seperti pada contoh, "Fishes swim", kata kerja 'swim' adalah kata kerja yang sudah sempurna, tidak memiliki object pun kalimat sudah benar. Ini yang dinamakan "complete predication of intransitive verbs"
Coba lihat pada VP1, kata kerja BE adalah kata kerja yang tidak bisa berdiri sendiri, alias butuh pelengkap. Dan hal tersebut membuat BE /to be menjadi salah satu "incomplete predication of intransitive verbs".

Keterangan mengenai VP2A ini bisa dilihat pada tabel yang diterangkan Hornby (1975: 22-24) berikut ini :



Catatan (14) :
Tidak ada kata keterangan (adverbs/adjuncts) dalam kalimat-kalimat di atas, keberadaan adverbs hanya tidak terlalu penting.



Catatan (15)
Inversion (inversi) dari subject dan kata kerja setelah kata 'there' di awal kalimat sangat umum digunakan, khususnya ketika subjectnya berupa noun phrase (frasa kata benda) yang panjang. Misalnya pada nomor 1, subject "A long period of peace and prosperity" frasanya telah panjang hingga penggunaan there di awal kalimat lebih baik.



Catatan (16)
Ketika subject kalimat berupa noun clause atau to infintive phrase, kata it di awal kalimat bisa digunakan.

Kata "do" pada kalimat nomor 5 bermakna 'dapat ditolelir'.



Catatan (17)
That-clause (noun clause berawalan that) terjadi setelah kata kerja seem, appear, happen, chance, dan follow, dengan menggunakan it di awal kalimat. Contoh : sebagai ganti kalimat, "That he has been ill appears", kalimat "It appears (that) he has been ill" lebih baik digunakan.

Nomor 3 : Alternatif lain kalimat nomor 3 adalah : The socialists will be elected, it seems.
Nomor 4 : Alternatif lain kalimat nomor 4 adalah : The plane, it appears, did not land at Rome.

Kata Kerja seem, appear, happen dan chance bisa juga digunakan pada VP4D (Verb Pattern 4D) dengan menggunakan to infintife. (Pembahasan menyusul)


Hornby, AS. 1975. Guide to Patterns and Usage in English: 2nd Edition. Oxford University Press.