Social Icons

Showing posts with label Perbedaan. Show all posts
Showing posts with label Perbedaan. Show all posts

Saturday, April 12, 2014

Perbedaan ALLOW, PERMIT dan LET

Kata kerja (verb) allow, permit, dan let tidak hanya memiliki persamaan; tapi juga memiliki perbedaan di antara ketiganya. Dari ketiga kata kerja di atas, allow dan permit termasuk dua kata kerja yang sedikit menaati aturan grammar. Dengan kata lain, keduanya (allow & permit) tidak begitu sulit untuk dipelajari karena penggunaannya dalam grammar tidak begitu ribet.

Berbeda lagi dengan kata kerja let, kata kerja ini cenderung "nyeleneh" dengan allow dan permit. Meski memiliki kesamaan padanan kata, namun penggunaannya dalam grammar membutuhkan ke-ekstra hati-hatian. Jika salah sedikit, maka salah pula penulisan kalimat kita.

Untuk memahami ketiga kata kerja tersebut, mari kita sama-sama simak penjelasan di bawah ini :

ALLOW dan PERMIT

Keduanya memiliki makna dan fungsi yang sama. Namun, permit dianggap lebih FORMAL daripada allow. Dalam struktur kalimat, keduanya bisa diikuti oleh Object + (to) Infinitive. Contoh :
  • We do not allow/permit people to smoke in the kitchen.
  • Our teachers had allowed/permitted me to borrow this book.

Jika tidak ada Personal Object (object), allow dan permit biasanya diikuti oleh Ving karena keduanya termasuk certain verbs followed by gerund. Contoh :
  • We do not allow/permit smoking in the kitchen.
  • Our teachers had allowed/permitted borrowing this book.

Susunan passive juga sangat umum digunakan; personal subject dan gerund (ving) keduanya bisa menjadi subject kalimat. Contoh :

  • People are not allowed/permitted to smoke in the kitchen.
  • Smoking is not allowed/permitted in the kitchen.

Ketika subject kalimat passive menggunakan kata it, kata kerja yang bisa digunakan hanya PERMIT saja. ALLOW tidak diperkenankan. Contoh :

  • It is not permitted to smoke in the kitchen. (bukan It is not allowed to smoke in the kitchen.)
  • It had been permitted to borrow this book (bukan It had been allowed to borrow this book)

LET

Di antara allow, permit dan let, hanya kata kerja let saja yang dianggap paling tidak formal. Berbeda dengan allow dan permit, kata kerja let dalam struktur kalimat bisa diikuti oleh OBJECT + INFINITIVE (tanpa TO). Bandingkan 2 Contoh berikut ini :

  • Please allow me to buy you a drink. (sopan dan formal)
  • Let me buy you a drink. (bersifat informal)

Kata kerja let juga tidak biasa digunakan dalam kalimat pasif. Contoh :

  • I wasn't allowed to pay for the drinks. (bukan I wasn't let to pay for the drinks)

Nah itu dia beberapa persamaan, lebih tepatnya perbedaan antara allow, permit, dan let. Semoga bisa menambah wawasan kita.

Referensi :

Swan, Michael. 2005. Practical English Usage. 3rd Edition. Oxford University Press.

Friday, February 7, 2014

Educate or Bring Up = Mendidik?

Dalam bahasa Inggris, mendidik bisa diartikan dengan berbagai makna. Salah satu makna "mendidik" yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris adalah Educate dan Bring Up. Lalu apa ada perbedaan di antara keduanya?

Menurut Swan (2005: 115), "Bring up and the noun upbringing are mostly used for the moral and social training that children receive at home. Educate and Education are used for the intellectual and cultural training that people get at school and university."

Kata bring up dan upbringing digunakan untuk pendidikan moral dan sosial anak ketika berada di rumah. Sedang kata educate dan education digunakan untuk pendidikan intelektual dan kultural yang orang dapatkan saat di sekolah atau universitas.

Kesimpulannya, ketika kita mengungkapkan mendidik atau pendidikan yang bersumber pada hal yang diajarkan di wilayah rumah, maka kita harus menggunakan kata bring up dan upbringing. Sedangkan ketika kita mengungkapkan mendidik atau pendidikan yang bersumber dari hal yang diajarkan di dalam sekolah dan perguruan tinggi, maka kita harus menggunakan kata educate dan education.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat contoh di bawah ini :
  1. Luci was brought up by her aunt and educated at the local school.
  2. Their kids are very badly brought up -- always screaming and fighting. (Their kids are very badly educated)

Contoh pertama bermakna bahwa Luci dididik (di rumah) oleh bibinya dan ia juga dididik di sekolah lokal. dalam contoh ini, kata educated (passive) tidak bisa digunakan pada kalimat Luci was educated by her aunt karena konteks pendidikan di sini adalah mengacu pada pendidikan di rumah, dan juga sebaliknya.

Contoh kedua juga sama, (their kids are very badly brought up) mengandung makna bahwa anak-anak tersebut tidak dididik dengan baik (oleh keluarganya) bukan oleh institusi pendidikan.

Dari kedua contoh di atas, dapat kita simpulkan bahwa "Ternyata bahasa Inggris harus dipelajari dengan sangat serius, bukan?

Tuesday, August 13, 2013

Perbedaan Altogether dan All Together

Dalam mempelajari Grammar Bahasa Inggris, Jangan terkecoh dengan kata Altogether dan All Together. Keduanya memang sama-sama berfungsi sebagai adverbs, namun kata altogether dan all together memiliki makna yang berbeda. Berikut keterangan Swan (2005: 39) mengenai perbedaan keduannya.


  • Altogether means 'completely' or 'considering everything'.
  • Altogether can also be used to give totals.
  • All together usually means 'everybody/everything together'.


Artinya, kata altogether memiliki makna 'sepenuhnya, semuanya' atau bisa juga bermakna 'Setelah mempertimbangkan segalanya'.


Selain itu juga, altogether bisa bermakna "total semuanya"


Contoh:


  • My new house isn't altogether finished. (altogether = sepenuhnya)
  • Altogether, she decided, marriage was a bit of a mistake (altogether = setelah mempertimbangkan segalanya [literal]/ dipikir-pikir [idiomatik])
  • That's $4.38 altogether. (altogether = total semuanya)


Berbeda dengan altogether, All together bermakna setiap orang atau setiap sesuatu bersama-sama.


Contoh:

  • Come on, everybody sing. All together now...  (Ayo, semuanya nyanyi bersama-sama....)
  • They all went to the cinema together (mereka semuanya pergi ke bioskop bersama-sama)

Cukup singkat dan semoga bermanfaat....


Swan, Michael. 2005. Practical English Usage, 3rd Edition. Oxford University Press.

Perbedaan Above dan Over

Kadang kita bingung kapan kita menggunakan about dan over (keduanya sama-sama bermakna di atas), maka dari itu disini kita akan membahas baik persamaan maupun perbedaan penggunaan above dan over yang diadaptasi dari tulisan Swan (2005: 6-7) berikut ini:

Pertama, Ketika mengacu pada makna “Lebih tinggi dari” maka keduanya (above dan over) bisa digunakan. Namun above lebih umum dipakai dalam konteks ini.

Contoh:

The water come up above/over our knees.
Can you see the helicopter above/over the palace?

Kedua, Ketika mengandung makna “diatas tapi tidak secara langsung” maka above yang harus digunakan.

Contoh:
We’ve got the little house above the lake (bukan ……over the lake)

Ketiga, Ketika mengacu pada makna, “menutupi atau menyentuh sesuatu” maka kata over yang digunakan.

Contoh:

There is a cloud over the South of England
He put on a coat over his pyjamas.

Keempat, Ketika menyatakan tentang ukuran seperti temperatur dan tinggi, maka kita gunakan above.

Contoh:

The temperature is three degree above zero
The summit of Everest is about 8000 metres above sea level
She’s well above average in intelligence

Kelima, Ketika bermakna “lebih dari” pada konteks umur dan kecepatan maka kita gunakan over.

Contoh:

You have to be over 18 to see this film
The police said she was driving over 110 mph
There were over 100,000 people at the festival

Keenam, Ketika mengacu pada konteks tulisan buku seperti makalah, tugas ilmiah, skripsi, disertasi dll maka above yang bisa kita gunakan (above disini bermakna ‘written before’ atau ditulis sebelumnya)

Contoh:

The above rules and regulations apply for all students
For prices and delivery charges, see above.

Oke, sekarang kita tahu perbedaan above dan over. Semoga artikel singkat, padat ini bisa bermanfaat dan menambah ilmu kita dalam memahami Bahasa Inggris saat ini dan kelak…. See you…


Swan, Michael. 2005. Practical English Usage, 3rd Edition. Oxford University Press.

Perbedaan About dan On

About dan on keduanya sama-sama preposition yang bermakna tentang. Namun dalam penggunaannya, baik dalam penulisan maupun percakapan harus dibedakan. Artikel tentang perbedaan about dan on ini seperti biasa saya ambil dari tulisan Swan (2005: 6). Dalam hal ini Swan mengatakan, “We use about to talk about ordinary, more general kinds of communication. On suggests that a book, talk, etc is more serious, suitable for specialists.

Dari keterangan Swan tersebut, about dan on jelas memiliki perbedaan. Jika about digunakan untuk menyatakan hal yang biasa, jenis-jenis komunikasi yang lebih umum, maka on digunakan untuk buku atau pembicaraan yang lebih serius, cocok untuk para pakar.

Berikut adalah contoh about dan on (tentang):

  • A book for children about Africa and its peoples
  • A textbook on African history
  • A conversation about money
  • A lecture on economics

Nah sekarang kita tahu perbedaan penggunaan about dan on dalam Bahasa Inggris. Contoh lain seperti judul buku translation karangan Peter Newmark, A Textbook on Translation menunjukkan bahwa buku tersebut sangat khusus dan serius membahas masalah penerjemahan.

Khusus untuk on, oleh karena itu, kita harus bisa membedakan mana on yang bermakna di atas, dan mana on yang bermakna tentang… oke

Posting singkat semoga bermanfaat… see ya…

Swan, Michael. 2005. Practical English Usage, 3rd edition. Oxford University Press.