Social Icons

Tuesday, July 23, 2013

Perbedaan British dan American English (1)

Perbedaan Bahasa Inggris British dan Bahasa Inggris Amerika?? Pernah denger Obama pidato? (baca: Pidato Obama: Video + Teks) atau pernah lihat Steven Gerard  bicara? Obama menggunakan Bahasa Inggris Amerika sedang Steven Gerard jelas Bahasa Inggris British alias Bahasa Inggrisnya asli Inggris. Ya begitulah, Bahasa Inggris British dan Bahasa Inggris Amerika memang sering dianggap perlu untuk diketahui. Mengapa demikian? 

Nah disini saya akan mengutipkan tulisan dari Algeo (2006: 2) dalam Bukunya British or American English? tentang beberapa perbedaan antara Bahasa Inggrisnya orang asli Inggris dan Bahasa Inggrisnya orang Amerika. Meski tulisan tersebut hanya sebatas ringkasan dari sekian banyak pembahasan perbedaan Bahasa Inggris Amerika dan British, namun setidaknya hal ini bisa menjadi salah satu acuan dalam mengenal kedua jenis Bahasa Inggris yang terkenal di dunia. Berikut adalah Kutipannya:

“The most obvious difference between British and American is in the “tune” of the language, that is, the intonation that accompanies sentences. When a Briton or an American talks, they identify themselves primarily by the tunes of their respective varieties. In singing, the prose tune is overridden by the musical tune, making it much harder to distinguish British and American singers. Other pronunciation differences exist in stress patterns and in consonant and vowel articulation and distribution.”

Perbedaan paling jelas antara Bahasa Inggris British dan American adalah “nada” bahasanya, yaitu, intonasi yang ada pada kalimat-kalimatnya. Ketika orang Inggris dan orang Amerika bicara, mereka dikenal terutama dengan intonasi keanekaragaman mereka masing-masing. Ketika menyanyi, nada prosa berbeda dengan nada musiknya, hal ini lebih menyulitkan untuk membedakan antara penyanyi Inggris dan penyanyi Amerika. Perbedaan lain dalam pengucapan berada pada pola tekanan suara  dalam pengucapan konsonan dan vocal (huruf hidup).

Grammatical differences have been treated, but mainly by individual scholarly studies focused on particular grammatical matters. Extensive and comprehensive treatment is rare. Popular writers on grammar are aware that British and American differ in their morphosyntax but tend to be sketchy about the details. Anthony Burgess (1992), who is one of the linguistically best informed men of letters, settled on a few verb forms as illustrations. The grammatical differences between the two principal national varieties of the language are, however, manifold. Some general treatments of British-American grammatical differences, from various standpoints, are those by Randolph Quirk et al. (1985), John Algeo (1988), Michael Swan (1995), Douglas Biber et al. (1999), Rodney Huddleston and Geoffrey Pullum (2002), Gunnel Tottie (2002, 146–78), Peter Trudgill and Jean Hannah (2002), and Pam Peters (2004).

Perbedaan grammar telah lama diperbincangkan, tapi umumnya lewat studi para ahli secara perorangan yang difokuskan pada beberapa persoalan grammar. Perbincangan yang komprehensif dan ekstensif jarang terjadi. Para penulis grammar ternama memahami betul bahwa Bahasa Inggris British dan Bahasa Inggris Amerika berbeda dalam morphology dan syntaxnya, akan tetapi mereka cenderung membahasnya secara garis besarnya saja. 

Anthoni Burgess, salah seorang ahli bahasa, setuju bahwa beberapa bentuk kata kerja sebagai suatu ilustrasi belaka. Meskipun begitu perbedaan grammatikal antara dua bangsa yang berbeda ini memang bermacam-macam. Pembahasan umum mengenai perbedaan Bahasa Inggris British dan Amerika ini, dari berbagai sudut pandang dapat ditemukan pada karangan Randolph Quirk dkk, John Algeo, Michael Swan, Douglas Biber dkk, Rodney Huddleston dan Geoffrey Pullum, Gunnel Tottie, Peter Trudgill dan Jean Hannah, dan Pam Peters.

Although many, few of the grammatical differences between British and American are great enough to produce confusion, and most are not stable because the two varieties are constantly influencing each other, with borrowing both ways across the Atlantic and nowadays via the Internet. When a use is said to be British, that statement does not necessarily mean that it is the only or even the main British use or that the use does not occur in American also, but only that the use is attested in British sources and is more typical of British than of American English.

Meskipun kedua perbedaan bahasa tersebut terlihat tidak stabil karena kedua keragaman tersebut saling mempengaruhi—dengan meminjam kedua cara melalui laut atlantik dan via internet pada saat ini—sedikit perbedaan grammar antara Bahasa Inggris British dan Amerika memang cukup membingungkan. Ketika penggunaan bahasa dikatakan sebagai Bahasa Inggris British—sebuah ungkapan tidak diartikan bahwa ini hanyalah satu-satunya Bahasa Inggris British atau penggunaan Bahasa Inggris British tidak terjadi di Amerika jua—tapi hanya saja bahwa penggunaan tersebut dibuktikan dengan sumber bahasa dari Bahasa Inggris British dan penggunaan bahasa tersebut lebil khas sebagai Bahasa Inggris British daripada Amerika.

Mungkin cukup sekian saja beberapa perbedaan umum antara Bahasa Inggris British dan Bahasa Inggris Amerika, mohon maaf dan koreksinya untuk terjemahan yang kurang pas, yah wajar lah dadakan…. Mumpung ada pulsa internet satu hari,…

Referensi

Algeo, John. 2006. British or American English? A Handbook of Word and Grammar Patterns. New York: Cambridge University Press.

No comments:

Post a Comment